Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo

Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo

BURUNG.EU.ORG: Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo. Burung kucica Hutan ini adalah burung yang bisa dibilang burung bonafit dari sekian burung yang ada di Indonesia, tidak hanya karena bentuknya yang bagus dengan ekor menjulang panjang akan tetapi lebih kepada suara merdunya yang membuat hobi Kicau mania terpesona akan keindahan dan merdunya burung yang menjadi incaran Penggemar burung Nasional ini.

Namun banyak para kicau mania yang masih awam tidak mengerti dan paham apa saja kendala dalam merawat burung mahal ini, karena setiap burung mempunyai masalh masing-masing.

Adapun masalah yang sering terjadi adalah burung murai batu NGELOWO/Ngebatman ini, masalah ini bisa sangat serius bagi penghobi kicau, karena ciri-ciri burung murai batu kalah mental salah satunya adalah ngelowo ini. 

Baca Juga: 

Murai Batu, Burung Kucica Hutan Yang Super Mahal


Penyebab Murai batu Ngelowo atau Ngebatman?


Penghobi kicau Murai Batu Mania pasti merasa kesal ketika melihat murai batunya tiba-tiba mengepakkan sayapnya dan bersuara kecil, dan istilah kerennya "NGELOWO alias NGEBATMAN" dan ini biasanya terjadi ketika lomba sedang di gelar, hemm sudah pasti pemiliknya akan erosi dan marah-marah.

Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara mengatasinya, lebih baik kita ketahui terlebih dahulu sebenarnya apa saja yang menyebabkan burung murai batu menjadi "ngelowo".

Lalu apa penyebab murai batu Ngelowo?

1. Over Birahi (OB)

Pertama Penyebab utama muraibatu ngelowo adalah kondisi birahi tinggi, serta tidak disertai tenaga yang prima. Sebenarnya birahi tinggi itu bagus saat ingin kontes, tapi harus diimbangi dengan power yang kuat agar Kucica Hutan tampil maksimal. Birahi yang tinggi disebabkan dari kurang konsistenya perawatan harian, seperti porsi umbar, porsi embun dan pemberian EF, sehingga akan membuat birahi MB jadi naik hingga over.

Murai Batu Ngelowo sebenarnya wajar karena ini terjadi kepada semua jenis murai batu, namun ketika sudah keterlaluan ini termasuk tidak baik juga, apalagi ketika diharapkan tampil pesona terbaiknya saat lomba namun kemudian membuat lelucon seperti mengejek yang lainnya, biasanya hal ini dilakukan sembari burung turun ke dasar sangkar.

2. Terlalu Sering Fight / dilombakan

Burug itu Seperti halnya manusia, Murai Batu juga perlu istirahat dalam bekerja (LOMBA) agar mental dan staminanya tetap dalam kondisi prima. Jika terlalu sering dibawa ke arena lomba, maka mental akan down karena terlalu dipaksa untuk fight dalam kondisi fisik yang kadang dalam tidak fit.

3. Mental belum siap untuk tarung

Walaupun Kucica Hutan ini merupakan burung Tipe fighter atau petarung, namun tidak semua MB mempunyai mental bertarung yang bagus meskipun dari trah petarung, apalagi MB yang masih muda dan belum pantas ke Arena jika dalam kondisi mental yang kurang siap maka bisa jadi malah ngelowo saat kita trek di gantangan.

4. Murai Batu Terlalu Jinak

Untuk para Kicau Mania dimanapun pasti tidak suka jika melihat burung yang notabanenya Petarung tetapi malah terlalu jinak dan hilang ketampanannya.

Kebanyakan kasus muraibatu ngelowo adalah jenis burung hasil tangkaran yang diloloh secara berlebihan manjanya. Sebenarnya bukan masalah tangkaranya, namun kesalahan pemilik saat merawat terlalu dimanja hingga akhirnya Murai jadi suka ngebatman ngelowo.

5. Murai Batu mendekati Masa Mabung

Jika burung anda tidak mengalami empat masalah di atas yang saya sebutkan, kemungkinan burung anda ini akan mendekati mabung sehingga lebih sering ngelowo, karena burung saat ini mabung akan merasakn badan yang kurang fit dan cenderung sedikit demam.

MENGATASI MURAI BATU NGELOWO

  • Berikan cacing tanah untuk burung karena cacing dipercaya bisa meredam birahi burung yang berlebihan (OB) setiap pagi dan sore.
  • Kurangi porsi penjemuran 
  • Kurangi Porsi EF
  • Jauhkan dari burung sejenis sementara ini
  • Mandikan malam hari
  • Jangan melombakan terlebih dahulu sebelum masa mabung tuntas
  • Sehari sebelum burung murai akan dibawa latihan atau lomba berikan jangkrik sebanyak 5-7 ekor dan jangan dulu dimandikan. dan tepat 30 menit sebelum dinaikan ke gantangan (nomor urutnya) burung terlebih dahulu disemprot tapi jangan terlalu basah dan langsung dikerodong
  • Sebaiknya burung di asingkan serta full kerodong.
  • Sering-seringdi umbar di tempat yang luas
  • Jangan pernah memberikan Extra fooding atau pakan dengan cara memberikan lewat tangan secara langsung
  • Jangan memaksakan MB yang kondisinya belum siap secara mental untuk di trek. Misalnya masih muda, belum tuntas mabung, masih dorong ekor, tidak fit atau sakit dan sebagainya.
  • Untuk burung yang OB (Over Birahi) bisa kurangi EF nya dan di setting ulang pemberian Ef nya. Intensitas memandikannya harus lebih sering, kalo perlu bisa di terapy mandi malam

Kesimpulan

Untuk Mengatasi Muraibatu ngebatman kita harus tahu terlebih dahulu apa penyebabnya. Jika kita sudah tahu mengenai penyebab MB ngebatman, maka kita akan semakin mudah untuk mengatasinya karena tips diatas saya tulis sesuai dengan peyebabnya masing masing.

Itulah Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo dan Cara Mengatasinya, semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca Rahasia Burung Murai Batu Juara.

Murai Batu, Burung Kucica Hutan Yang Super Mahal

Murai Batu, Burung Kucica Hutan Yang Super Mahal


Burung.Eu.org: Murai Batu, Burung Kucica Hutan Yang Super Mahal. Burung yang saat ini mewah adalah Kucica Hutan yang juga dikenal sebagai Murai Batu. Burung ini termasuk ke dalam famili Muscicapidae atau burung cacing. 

Tersebar di seluruh pulau Sumatra, Semenanjung Malaysia, dan sebagian pulau Jawa. Beberapa pakar menganggap ras dari Kalimantan Utara Murai alis putih sebagai spesies tersendiri yang mana biasanya juga ada di filiphina.

Jika anda seorang yang penghobi dunia kicau, maka anda sudah tak asing lagi dengan nama burung ini, karena setiap kicau mania pasti ingin sekali bisa memiliki burung ini. 

Bukan hanya dari suranya saja yang membuat orang ingin memilikinya, tetapi karena harganya juga yang sangat luar biasa mahal jika sudah memenangkan perlombaan.

Bagaimana tidak mahal, burung ini bisa berharga milyaran rupiah lho. Apalagi semenjak jokowi pernah viral menawar burung murai batu milik orang brebes dengan harga 4 milyar tetapi tidak di kasih, moment itu memberikan respon baik dan gembira kepada para kicau mania bahwa hobi Murai batu juga bisa mendatangkan rizki yang luar biasa.

Burung Kucica Hutan / Murai Batu


Mungkin sebagian orang belum pernah mendengar nama Kucica Hutan karena nama ini sebenarnya berasal dari tempat aslinya yaitu di kawasan medan dan aceh.

Ciri-ciri dari Jenis burung cacing yang sukanya di tanah ini berukuran agak besar, yaitu memiliki panjang kurang lebih 27 cm. Sedangkan untuk ciri khas yang menarik lainnya yaitu burung ini berekor panjang, putih, hitam, dan juga kadang merah karat.

Pada bagian kepala, leher, dan juga pada bagian punggung pada kucica hutan ini berwarna hitam dengan ciri khas yaitu terlihat kilauan yang berwarna biru.

Selain itu pada bagian sayap dan juga pada bagian bulu ekor tengah burung ini berwarna hitam buram, tungging serta bulu ekor luar putih. Lalu untuk bagian perut berwarna merah karat jingga.

Sedangkan untuk bagian iris berwarna coklat tua paruh hitam dan bagian kakinya berwarna coklat abu-abu.

Burung murai batu atau kucica hutan ini dari famili Muscicapidae (burung cacing) yang juga mempunyai bulu hitam di kepala, leher, bagian atas tubuh, dan ekor.

Harga Murai Batu


Siapa yang tidak pernah mendengar mahalnya harga burung ini? pasti pernah dong?!

Sekarang ini Harga Murai Batu tergolong cukup sangat stabil hampir dari semua daerah di Indonesia, meskipun ada sebagian yang harganya fantastis itu karena kebanyakan dihuni oleh pemilik trah juara. 

Bagi Anda yang kebingungan ingin memilih dan membeli jenis Burung Murai Batu yang mana yang akan dijadikan sebagai pemuas hobi atau sekedar untuk Burung Kicauan di rumah, sebaiknya baca sampai akhir beberapa jenis dan harga dari murai batu di postingan ini.

Untuk Harga Murai pasti sudah tak di ragukan lagi, urutan pertama paling mahal meskipun belom memiliki label juara pastinya tetap murai batu medan. Harga lolohan usia 2 minggu saja sudah menginjak harga 2 jutaan.

Untuk selengkapnya kami ulas di bawah ini:

Harga Murai Batu Medan


Dari sekian banyaknya jenis Burung Murai Batu, ternyata yang paling banyak dijadikan masteran burung adalah jenis Burung Murai Batu Medan. 

Meskipun Harga Murai Batu Medan masih tergolong paling tinggi dari jenis yang lainnya, namun jika sudah terlalu cinta pastilah harga bukan masalah walaupun harus merogoh banyak rupiah.

Murai Batu Medan rata-rata memiliki panjang ekor 19 hingga 30 CM dan ini menjadikan nilai tambah tersendiri baginya. 

Bagian kepalanya hingga ke sayap di dominasi warna hitam elegan yang pekat dan bagian dadanya dibalut warna orange yang indah. Dan dari segi Suara Kicau nya begitu merdu dan sangat keras sekali.

Harga Burung Murai Batu Medan yang telah jadi atau sudah dewasa dan gacor rata-rata di bandrol pada kisaran 4.000.000 hingga 5.000.000 tergantung Suara Kicau nya. 

Untuk anakannya biasa di bandrol dengan kisaran harga 2.000.000 yang usianya sekitar 4 bulanan atau hampir lepas trotol. Harga Burung Murai Batu juga ada yang berada di kisaran 10.000.000 hingga 12.000.000 untuk yang jenis murai batu medan super yang ekornya sekitaran 25 sampai 30 CM dan jenis ini termasuk sulit ditemukan sekarang ini.

Harga Murai Batu Lampung


Burung Murai batu lampung ini termasuk salah satu jenis kicauan yang sedikit berbeda dengan jenis-jenis lainnya, karena ekornya memang sedikit lebih pendek dari kebanyakan murai batu lainnya, yakni hanya sekitar 12 hingga 18 centi saja. 

Namun tetap saja memiliki suara yang sangat merdu dan tetap masih tergolong mahal karena kualitas suaranya ini. 

Murai batu lampung ini termasuk sangat pandai dalam menirukan suara masteran burung lain yang di dengarnya. Jika Anda ingin menjadikannya sebagai tambahan koleksi kicauan di dalam rumah anda, maka Anda bisa memilikinya dengan kisaran harga 1.5 jutaan dan untuk yang murai batu lampung super biasa di hargai 2.500.000 hingga 3.800.000 rupiah.


Harga Murai Batu Nias


Untuk urutan selanjutnya adalah Murai Batu Nias yang memiliki Salah satu daya tarik tersendiri, murai batu nias ini jika dibandingkan dengan jenis murai lainnya adalah keunggulannya yaitu dalam menirukan hampir semua suara masteran burung yang di dengarnya, bahkan suara manusia pun bisa ditirukan oleh Burung Murai yang satu ini jika di latih sejak masih bayi.

Dari beberapa kalangan ada yang bilang bahwa burung Murai Batu Nias vs Murai Batu Lampung ini menganggap bahwa Murai Batu Nias lebih unggul dari segala nilai, dari nilai ekor, nilai fighter, nilai suara dan lain sebagainya.

Tetapi tetap sebagian orang juga menganggap bahwa Murai Lampung lebih unggul.

Dari kehebatan Murai Nias ini Tidak salah jika dengan semua kemampuan yang dimilikinya itu menjadikan harga jualnya cukup lumayan. Harga Murai Batu Nias yang dewasa di pasaran biasanya di bandrol pada kisaran 2.500.000 rupiah bahkan kadang lebih tergantung suara kicau nya.


Harga Murai Batu Borneo


Apa bedanya dengan Murai KL? Sepertinya hampir sama, karena memang asli dari satu pulau. Seperti namanya, burung kicauan ini salah satu jenis murai batu yang daerah asalnya adalah pedalaman hutan yang ada di Kalimantan.

Murai Batu Borneo juga termasuk yang sangat pandai menirukan masteran burung yang di dengarnya, bahkan jika bisa memperolehnya secara langsung dari hutan maka suaranya sangatlah merdu sekali.

Harga Burung Murai Batu Borneo biasanya di bandrol pada kisaran 600.000 rupiah saja, dan untuk yang sudah rajin berbunyi hanya di hargai kisaran 1 jutaan saja. Namun terkadang di tiap daerah akan berbeda patokan harganya. Dan harganya juga bisa dipengaruhi oleh kualitas suara kicauannya, makin merdu suaranya tentulah makin mahal harganya.


Daftar Harga Burung Murai Batu Terbaru


NO. JENIS MURAI HARGA
1. Murai Batu Air 250.000
2. Murai Batu Medan Hutan (Dewasa) 1.700.000
3. Murai Batu Kalimantan (Borneo) 750.000
4. Murai Batu Medan Hutan (Trotolan Jantan) 2.500.000
5. Murai Batu Nias Hutan Ekor Hitam (Dewasa) 1.500.000
6. Murai Batu Aceh Hutan (Trotolan Jantan) 2.850.000
7. Murai Batu Aceh Hutan (Dewasa) 2.000.000
8. Murai Batu Nias Ekor Hitam (Trotolan) 2.050.000
9. Murai Batu Nias (Trotolan) 1.500.000
10. Murai Batu Sudah Jadi 4.000.000

Sebenarnya Masih banyak sih jenis-jenis Burung murai batu lain yang banyak beredar di pasaran Tetapi bakal saya update di postingan selanjutnya. Namun yang pasti saat ini cuman ada sekitar 7 jenis aja yang paling banyak diminati oleh para pecinta Burung Kicauan seperti yang mimin jelaskan di atas.

5 Burung Kicau Termahal di Indonesia

5 Burung Kicau Termahal di Indonesia


Burung.Eu.org: 5 Burung Kicau Termahal di Indonesia. Memiliki Kicauan burung yang indah nan merdu alami kini tidak lagi sekadar untuk sebagai penenang hati. Sebab Burung kicau telah menjadi hewan koleksi dan bisa di bilang pujaan hati serta sebagai komoditas untuk berinvestasi.

Melalui Burung Kicau Terbaik dalam Berbagai kontes dan perlombaan sang pemilik burung kicau juga akan merasa dirinya luar biasa. Kontes burung Kicau bukan hanya sebagai ajang silaturahim, acara bergengsi tetapi sekaligus untuk sarana aktualisasi diri para pecinta burung.

Burung kicau jawara di suatu kontes sampai kapanpun akan menjadi populer dan di incar banyak orang, dan semakin membuat harga melonjak tinggi untuk Burung Jawara tersebut. 

Sembari menjalankan hobi sebagai Kicau Mania anda juga dapat keuntungan yang fantastis pula jika Burung Kontes Terbaik anda bisa jadi jawara. Bahkan, beberapa jenis burung kicau yang terbukti memiliki kualitas prima, bisa berdaya tawar hingga harga ratusan juta rupiah bahkan sampai Milyaran.

Burung Kicau Termahal

Untuk para penghobi Kicau Mania sudah tidak asing lagi dengan Hewan peliharaan yang satu ini yaitu Burung. Bukan hanya menyalurkan hobi saja, akan tetapi Kicau Burung bisa menjadi ladang mengalirnya pundi-pundi rupiah untuk menghidupi ekonomi keluarga.

Bukan hanya sekedar ekonomi untuk urusan dapur saja, tetapi bahkan bisa membuahkan mobil maupun rumah hanya dengan bermodal hobi saja.

Burung Kicau Termahal kini memang sangat trend, Trend kenapa?
Trend karena bisa membuat harga Burung menjadi fantastis mahalnya, bahkan bisa mencapai milyaran.

Burung apakah yang bisa mencapai Milyaran?

Setahu mimin Burung Murai Batu yang salah satunya mencapai milyaran dan sang pemilik adalah Om Prio yang punya Sangkar Burung Radja Community.

Burung Kicau Termahal Dunia

Untuk Burung kicau termahal dunia mimin belum tahu pasti jelasnya, karena didunia ini sangat banyak burung kicau yang berharga fantastis.

Akan tetapi dari sesuai berita yang ada di indonesia ini belum ada yang bisa mengalahkan harga burung Murai Batu.

Karena murai bantu ini adalah burung yang sangat unik, mampu menirukan berbagai jenis suara burung kicau lainnya.

Bahkan saking mahalnya Om Prio Radja sendiri berani menawar burung murai batu milik orang bandung dengan setara 3 Milyar rupiah. Sangat fantastis Bukan?

Maka dari itulah vonis burung kicau termahal di dunia saat ini tetap masih di duduki oleh murai batu. Untuk penjelasan Ada berapakah jenis murai batu akan saya bahas pada postingan berikutnya.

Burung Kicau Termahal Di Indonesia

Bagi anda pemula dalam dunia burung yang belum mengetahui burung apa saja yang masuk kategori burung kicau termahal,di bawah ini akan saya berikan keterangan mengenai burung apa saja yang kicauan termahal saat ini.

Mungkin banyak jenis Burung Kicauan Termahal yang ada di indonesia ini, akan tetapi di kalangan umum ini admin jabarkan beberapa saja, untuk data lainnya akan admin update lagi di postingan selanjutnya.

Inilah 5 Burung Kicau Termahal di Indonesia:

1. Murai batu


Burung kicau Termahal yang meraih peringkat pertama sebagai burung kicau paling mahal di Indonesia adalah Murai Batu. Burung Kucica Hutan ini bahkan mendapat predikat sebagai raja burung kicau di Indonesia. 

Jadi, bagi kamu yang ingin memiliki murai batu sebagai burung peliharaan, maka anda minimal sediakan dana sebesar 2 juta rupiah per ekornya untuk yang masih usia 2 bulanan. Tapi, harga tersebut untuk murai batu biasa masih tergolong belum fighter. 

Demi untuk menggaet murai batu jawara, maka anda harus menyiapkan biaya ratusan juta! Sebut saja, murai batu bernama Kitaro asal Brebes yang menjuarai kontes nasional, hingga membuat Presiden Joko Widodo menawarnya dengan harga 600 juta rupiah.

2. Cucak rawa




Nama burung “Cucak Rawa” begitu akrab di telinga masyarakat Indonesia karena tercantum dalam sebuah lagu populer. Namun, tidak banyak yang tahu, bahwa burung yang kerap hidup di bantaran sungai, rawa, dan tepi hutan ini tergolong burung yang cukup mahal.

Burung ini sering kali kita lihat dalam kontes, dan kebanyakan peminat dari burung Cucak Rowo ini adlah orang-orang yang memiliki jabatan atau PNS, entah apa lasannya tetapi burnung ini memang banyak dimiliki oleh orang PNS dan jajaranya.

Ternyata burung cucak rawa jago tarik suara lho, dengan menghasilkan kicau yang nyaring dan melengking dan kadang menggema kemana-mana suaranya. Dengan kemampuan tersebut, cucak rawa berdaya tawar sekitar 8 juta rupiah per ekor, dan dapat menjadi investasi yang baik, karena harganya akan naik jika telah berusia 1 tahun lebih.

3. Kacer




Keunggulan burung kacer terletak pada tampilan monokrom yang sangat elegan, serta kemampuannya dalam meniru suara manusia (walau tidak semuanya). Wajar saja jika di tahun 2017 lalu burung kacer ini sempat menjadi salah satu primadona yang kerap mendapat sorotan dalam berbagai acara.

Para kicau mania pun rela menggelontorkan sejumlah uang hanya untuk mengadopsinya. Padahal, burung kacer dewasa telah mencapai harga 500 ribu hingga 1 juta per ekor, lho. Tapi, tentu saja harga tersebut tidak ada apa-apanya dibanding keuntungan yang didapatkan selepas menjuarai suatu lomba, yang bisa touch down di angka puluhan juta!


4. Anis merah




Bagi para pecinta burung kicau, burung ini di namakan burung dewa mabuk atau dewa teler sehingga terlihat Unik dan menawan. Burung anis merah tidak hanya bisa berkicau dengan merdu, melainkan juga lincah bergoyang ke kanan dan ke kiri. 

Tarikan suara yang indah dan gerakannya yang menarik saat teler sungguh menyenangkan untuk diamati, sehingga cocok dipelihara sebagai hewan koleksi maupun andalan dalam kontes burung kicau.

Ya, kualitas ini tentu sebanding dengan harga pasarannya, yang berkisar di angka 500 ribu hingga 800 ribu per ekor. Tenang, harga tersebut akan menukik fantastis jika anis merah kesayangan kamu jadi jawara, kok.

5. Kenari




Tubuhnya tidak begitu besar bahkan bisa di bilang mungil, hanya sekitar 8 – 12 cm. Tapi, kualitas burung ini tidak terletak pada ukuran fisiknya. Kecantikan bulu dengan warna dominan kuning cerah, serta kicauan yang merdu, menjadi poin utama yang membuatnya dibanderol dengan harga mahal.

Kamu bisa mendapatkannya dengan merogoh kocek sekitar 200 ribu sampai 900 ribu rupiah per ekor. Dan, tentu saja, jika kamu menjaga dan merawatnya dengan baik hingga memenangkan suatu kontes, daya tawarnya bisa jauh melebihi harga pasaran.

Tapi, buat kamu yang ingin mencoba peruntungan di dunia burung kicau, gali ilmu dulu sebanyak-banyaknya. Pastikan burung kicau peliharaan kamu selalu sehat dan hidup sejahtera hingga menua. 

Kesimpulan

Demikian sedikit informasi mengenai Burung Kicau Termahal di Indonesia. semoga menambah wawasan dan pengetahuan kita khususnya bagi anda pemula dalam dunia kicau dan penghobi burung.

Jangan lupa selalu pantengi situs ini untuk update terbaru seputar dunia burung. Jnagn lupa share ke teman-teman anda atau ke grub facebook anda.

Salam Kicau Mania, salam penghobi Burung.
5 Jenis Burung Kicau Favorit Para Penghobi

5 Jenis Burung Kicau Favorit Para Penghobi

Burung.Eu.org: 5 Jenis Burung Kicau Favorit Para Penghobi - Setiap penghobi Burung Kicauan pasti tahu mana burung yang bagus untuk di pelihara dan burung hanya asal hidup saja.

Seperti halnya Burung kicau Favorit terbaik pasti akan sangat di pelihara dengan perlakukan yang sangat istimewa.

Burung adalah kebahagiaan tersendiri untuk para pecinta kicauan ini, maka dari itu setiap penghobi pasti memilah burung kicau yang bagus untuk menjadi teman berbagi kebahagiaan.

Sudah sejak lama sekali sejarah burung-burung jenis pengicau ini populer di Indonesia. Karena Kicauan yang sangat merdu membuat burung-burung jenis ini selalu membuat pemiliknya terlena dan sangat jatuh cinta.

Kicau merdu burung-burung milik penghobi ini tentunya tidak hanya untuk dinikmati sendiri oleh pemiliknya, karena Suara yang indah tersenut Mereka juga sering diikutsertakan ke dalam berbagai kontes perlombaan.

Baca Juga: Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Harga burung kicauan ini bisa menembus angka yang sangat fantastis, tergantung dari berapa banyak kontes dan perlombaan yang dimenangkan. Semakin banyak penghargaan serta piala yang diraih, tentu semakin mahal pula harga jual yang ditawarkan. 

Meskipun harga kadang sangat mahal, tetapi masih banyak kicau mania yang tetap berani merogoh dompet dan berminat untuk mengoleksi berbagai jenis burung kicauan terbaik ini.

5 Jenis Burung Kicau Favorit Para Penghobi

Di Indonesia ini sendiri ada beberapa jenis burung kicauan favorit yang banyak dipelihara oleh para penghobi burung. Di bawah ini adalah contoh lima dari jenis burung kicauan terfavorit yang sering dipelihara oleh sebagian Penghobi dan juga masyarakat di Indonesia.

Burung Kacer (Kucica Kampung) Copsychus saularis


Burung kacer ini Dikenal dengan nama Kucica Kampung atau yang dalam Bahasa Inggris disebut Oriental Magpie-Robin, Burung Kacer merupakan burung kicau favorit yang sering kali diburu oleh para penghobi. Burung kacer adalah jenis burung yang paling rutin untuk dilombakan. 

Kicauannya yang nyaring dan merdu membuat setiap orang terpesona mendengarnya. Corak warnanya yang sederhana, terdiri hanya dari dua warna saja yaitu warna hitam dan putih yang semakin memberikan kesan elegan.

Burung Kenari

Burung KenariBurung Kenari – Pixabay.com

Burung kenari pertama ditemukan Oleh Pelaut Prancis Jean de Berthan Cout di Kepulauan Canary. Burung kenari yang mungil saat ini memang menjadi jenis burung kicau yang lumayan banyak dipelihara oleh kicau mania indonesia. 

Perawatannya yang sangat mudah dan suara yang sangat melengking indah menjadikan burung ini paling banyak diminati di pasaran. Burung ini juga dikenal sangat lincah dan cerdik, apalagi jika diberikan pakan yang tepat. Burung kenari juga sangat mudah untuk ternak untuk dikembangbiakan.

Burung Murai Batu (Kucica Hutan) Copsychus malabaricus

Burung Murai Batu
Burung Murai Batu

Kucica Hutan juga dikenal sebagai Murai Batu termasuk ke dalam famili Muscicapidae atau burung cacing Dengan tampilan yang cantik, burung murai batu menjadi dambaan dan primadona di kalangan para penghobi burung kicau. Meskipun berbadan kecil tetapi di hiasi corak warna dari murai batu bisa dibilang anggun. Bukan hanya penampilannya yang cantik, tetapi suara kicauannya yang juga sangat merdu dan bisa menirukan kicauan burung lainnya.

Burung Cucak Rowo - Pycnonotus zeylanicus

Burung Cucak RowoBurung Cucak Rowo – Binatangpeliharaan.org

Cucak rawa adalah sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga dikenal umum sebagai burung krakau, nama di Kapuas Hulu, Kalbar, cucakrawa, cangkurawah, dan barau-barau. Dalam bahasa Inggris disebut Straw-headed Bulbul, mengacu pada warna kepalanya yang kuning-jerami pucat.

Dengan kicauan merdu dan seperti menggema kemana-mana, burung cucak rowo juga memiliki banyak peminat di kelasnya. Karena keunikan suara dari burung ini sehingga dihargai cukup mahal. Karena tampilannya yang kurang menarik, cucak rowo sering dianggap remeh untuk yang belum tahu. Padahal, sekali dia berkicau pasti semua orang akan terpesona ketika mendengarkannya.

Burung Anis Merah

Burung Anis MerahBurung Anis Merah – Bintang.com

Anis merah adalah salah satu jenis burung kicau dari keluarga Turdidae dan Genus Geokichla. Burung ini tentunya bersifat omnivora, memakan berbagai macam serangga, cacing tanah, dan buah yang dapat dijumpai di beberapa daerah Sub-benua India dan Asia Tenggara berlahan basah dan berakar

Selain kacer Poci, burung anis merah juga amat sering dilombakan. Tidak kalah dengan suara kacer, suara kicau anis merah juga amat sangat merdu. Keunikan burung ini memang terdapat pada suara kicaunnya yang seperti suara orang teler atau mabuk yang sedang berbicara. 

Bunyi “cir” yang keluar dari paruh burung ini juga sangatlah khas. Tidak heran jika anis merah juga menjadi salah satu burung favorit para kicau mania yang wajib di pelihara.

Kesimpulan

Demikian sedikit informasi mengenai 5 Jenis Burung Kicau Favorit Para Penghobi. Selain lima jenis burung seperti di atas tadi, di indonesia masih ada banyak puluhan burung kicau lainnya lagi yang menjadi favorit para penghobi burung di Indonesia.

Jangan Lupa selalu pantengi situs ini untuk melihat pengetahuan yang akan kami berikan.

Salam satu Hobi, salam Kicau Mania

Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Burung.Eu.org: Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah sejenis burung Kicau yang berukuran sedang, dengan rata-rata panjang lebih kurang 25cm, terlahir dari suku Sturnidae dan biasa juga di sebut CURIK BALI. Bagi anda pecinta burung sudah pasti tidak asing dengan nama burung hias ini, tidak hanya langka tetapi juga sekarang sangat mahal.

Burung Jalak Bali ini Pertama kali dilaporkan penemuannya oleh seorang ahli burung yaitu Dr. Baron Stressmann yang berkebangsaan Inggris pada tanggal 24 Maret 1911. Atas rekomendasi dari Stressmann, Dr. Baron Victor Von Plessenn mengadakan penelitian lanjutan yaitu pada tahun 1925 dan menemukan penyebaran burung Jalak Bali ini mulai dari Bubunan sampai dengan Gilimanuk dengan perkiraan luas penyebaran 320 km2.

Burung ini adalah salah satu burung yang di lindungi oleh negara dan undang-undang perlindungan satwa yang sudah di tanda tangani oleh pemerintah. Maka dari itulah burung ini tidak banyak di toko burung maupun di pasar burung jajakan biasa.

Burung Jalak Bali


Seperti namanya yang ada kata "Bali" , jadi sudah bisa ketebak bahwa burung ini berasal dari indonesia dan lokasinya ada di pulau dewata tetapi tidak semua wilayah bagian bali ini bisa menjumpai burung ini.

Jalak Bali ini hanya bisa ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali dan merupakan hewan asli original endemik Indonesia. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies satwa endemik Bali yang mana pada tahun 1991 telah dinobatkan sebagai lambang fauna untuk Provinsi Bali sendiri.

Ciri-Ciri Burung Jalak Bali


Sekilas dari penampilan habitat pemakan Buah ini mirip sekali dengan burung Jalak Putih dan burung Jalak Suren, akan tetapi Burung Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. 

Sebenarnya untuk para pecinta kicau mania khususnya untuk dalam kategori burung hias pasti sudah sangat hafal, akan tetapi bagi yang masih sangat awam dalam dunia burung pasti maih kebingungan dalam meneliti burung ini karena sangat mirip dengan Jalak Putih.

Untuk anda yang ingin membeli burung jalak Bali ini pastikan sesuai dengan apa yang saya tulis di bawah ini.

Ciri-ciri Menonjol pada jalak bali adalah sebagai berikut:

  • Bulunya 90% berwarna putih bersih, pada ujung bulu sayap dan bulu ekornya ditemukan warna hitam lebarnya 25 mm.
  • Pelupuk matanya berwarna biru tua mengelilingi bola mata, paruh runcing dengan panjang 2–3 cm, di bagian ujungnya berwarna kuning kecoklatan, rahangnya berwarna abu-abu kehitaman.
  • Burung jantan bentuknya lebih indah, mempunyai jambul di kepalanya dengan beberapa helai bulu berwarna putih bersih.
  • Panjang dari ujung paruh sampai ujung ekor kurang lebih 25 cm, panjang paruh 3 cm, panjang kepala 5 cm, panjang leher 2 cm, panjang sayap 13 cm, panjang ekor 6 cm, dengan warna kehitaman di ujungnya sepanjang 2 cm dan panjang kaki (tidak termasuk paha) 4 cm.
  • Berat badan 107,75 gram, jumlah bulu sayap 11-12 helai dan jumlah bulu ekor 17-18 helai.

Perbedaan Jalak Bali Jantan dan Betina


Tidak sedikit orang bisa mengetahui jenis kelamin burung meskipun orang tersebut sangat penghobi dalam dunia burung, karena tidak semua burung di koleksinya sehingga pecinta burungpun belum tentu sepenuhnya memamahami jenis kelamin.

Untuk anda yang ingin mengetahui perbadaan jenis kelamin pada burung ini sangatlah mudah, untuk pemahaman jika suatu saat anda ingin mengoleksi maupun menangkarkan Burung yang di lindungi ini.

Perbedaan Jalak Bali Jantan dan Betina:
  • Kepala jantan lebih besar, berbentuk panjang. Sedangkan kepala betina lebih kecil dan cenderung bulat.
  • Jambul jantan lebih panjang, sedangkan jambul betina relatif lebih pendek.
  • Ukuran tubuh jantan lebih besar dan gagah, sedangkan betina tampak lebih ramping.

Suara Burung Jalak Bali


Seperti burung pada umumnya, Suara jalak Bali ini sangat unik dan bahkan bisa menirukan omongan manusia. Kicauannya ini mimiliki suara yang khas berupa campuran siul yang memiliki jeda nada beberapa saat.

Memiliki Suara yang melengking dan juga kadang tidak berhenti berbunyi meskipun malam hari. Burung ini tergolong burung bersuara ribut, dan berceloteh keras, terkadang meniru suara burung lainnya juga.

Habitat Burung Jalak Bali


Sebelum mengalami maraknya pemburuan, Jalak bali ini terkenal menyukai habitat hutan seperti mangrove, hutan rawa, hutan musim dataran rendah dan daerah savana. 

Akan tetapi setelah burung ini banyak di buru dan bahkan di habitat aslinya sudah tidak ada sama sekali, maka saat ini Penyebaran jalak bali secara alami hanya terdapat di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) saja. Selain itu, penyebaran jalak bali terdapat di daerah Tegal Bunder, Lampu Merah, Batu Gondang, Prapat Agung, Batu Licin, dan Teluk Brumbun.

Kehidupan Sehari-hari Jalak Bali


Di habitat alaminya jalak bali termasuk jenis burung yang suka terbang secara berombongan, pada musim kawin yang berlangsung antara bulan September-Desember mereka terbang secara berpasangan sambil mencari makan. 

Satwa ini membuat sarang di dalam lubang- lubang pohon pada ketinggian 2,5-7 m dari tanah. Jalak bali mempunyai aktivitas harian yang sama, yaitu setelah matahari terbit yaitu pada pukul 05.00-05.30 WITA mereka mulai terbang secara berkelompok menuju tempat makan/minum, dan mereka kembali menuju tempat tidur sebelum matahari terbenam yaitu pada pukul 14.30 WITA. 

Kegiatan harian ini akan berhenti sama sekali pada pukul 18.45 WITA. Radius pergerakan hariannya bervariasi dari 3-10 km tergantung pada keadaan lingkungannya. Meskipun di alam jalak bali merupakan burung yang paling liar namun aktivitas yang dilakukannya selalu diiringi komunikasi suara antar pasangan- pasangan yang ada. 

Jalak bali merupakan burung yang menyukai kebersihan. Satwa ini suka bermain air untuk membersihkan badannya. Setelah itu, mereka mengeringkan tubuhnya dengan cara mengigit-gigit bulunya satu persatu. Pengeringan bulu ini dilakukan dengan berjemur sinar matahari dan bertengger di ranting-ranting pohon.

Undang-Undang Jalak Bali


Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) ini termasuk satwa liar yang sudah dilindungi undang-undang, sebagaimana tertulis dalam Lampiran PP No. 7 Tahun 1999, dan ada kententuan dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 bahwa:

1. Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

2. Barang Siapa Dengan Sengaja menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati (Pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

3. Dengan Sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; (Pasal 21 ayat (2) huruf d), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). (Pasal 40 ayat (2));

Harga Jalak Bali


Harga burung jalak bali ini terkenal sangat mahal, karena untuk memiliki burung ini harus memiliki surat ijin dan juga memiliki surat resmi dari pemerintah, inilah salah satu dukungan pemerintah untuk melestarikan burung ini dengan memberikan ijin kepada para penangkar agar habitat burung indonesia terselamatkan.

Harga burung Jalak bali ini pada awal sebelum corona ini berkisaran dengan Harga 7.5 Juta sampai 15 Juta Rupiah, akan tetapi saat ini sudah sangat turun signifikan karena kendala Corona sehingga para penangkar kini terpaksa menurunkan harga burung demi untuk menyelamatkan perekonomian.

Daftar Harga Burung Jalak Bali:

Harga Jalak Bali Anakan Usia 2 – 5 Bulan.
  • Sudah bisa makan sendiri vor kering.
  • Harga Rp. 4.000.000,- Sepasang.
  • Harga Rp. 6.000.000,- Sepasang (sebelum Covid) 
Harga Jalak Bali Remaja Usia 7- 10 Bulan
  • Sudah selesai ganti bulu yang pertama.
  • Harga Rp. 6.000.000,- sepasang.
  • Harga Rp. 8.000.000,- sepasang (sebelum Covid)
Harga Burung Jalak Bali Dewasa Usia 1 – 2 Tahun
  • Sepasang burung dewasa jantan dan betina. Harga Rp. 8.000.000,- sepasang.
  • Sepasang burung dewasa jantan dan betina. Harga Rp. 12.000.000,- sepasang. (sebelum Covid)
  • Sepasang burung dewasa siap tangkar. Harga Rp. 8.000.000,- sepasang.
  • Sepasang burung dewasa siap tangkar. Harga Rp. 15.000.000,- sepasang. (sebelum Covid)
Demikian sekilas informasi tentang Burung Jalak Bali, semoga anak cucu kita tahu bahwa indonesia ini memiliki burung yang sudah hampir punah dan wajib untuk di tangkarkan kembali agar habitat dan kehidupannya tidak punah.

Jangan Lupa stay terus di Situs ini agar anda selalu mendapatkan Update seputar Dunia burung dan berbagai informasi hewan lainnya.