Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo

BURUNG.EU.ORG: Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo. Burung kucica Hutan ini adalah burung yang bisa dibilang burung bonafit dari sekian burung yang ada di Indonesia, tidak hanya karena bentuknya yang bagus dengan ekor menjulang panjang akan tetapi lebih kepada suara merdunya yang membuat hobi Kicau mania terpesona akan keindahan dan merdunya burung yang menjadi incaran Penggemar burung Nasional ini.

Namun banyak para kicau mania yang masih awam tidak mengerti dan paham apa saja kendala dalam merawat burung mahal ini, karena setiap burung mempunyai masalh masing-masing.

Adapun masalah yang sering terjadi adalah burung murai batu NGELOWO/Ngebatman ini, masalah ini bisa sangat serius bagi penghobi kicau, karena ciri-ciri burung murai batu kalah mental salah satunya adalah ngelowo ini. 

Baca Juga: 

Murai Batu, Burung Kucica Hutan Yang Super Mahal


Penyebab Murai batu Ngelowo atau Ngebatman?


Penghobi kicau Murai Batu Mania pasti merasa kesal ketika melihat murai batunya tiba-tiba mengepakkan sayapnya dan bersuara kecil, dan istilah kerennya "NGELOWO alias NGEBATMAN" dan ini biasanya terjadi ketika lomba sedang di gelar, hemm sudah pasti pemiliknya akan erosi dan marah-marah.

Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara mengatasinya, lebih baik kita ketahui terlebih dahulu sebenarnya apa saja yang menyebabkan burung murai batu menjadi "ngelowo".

Lalu apa penyebab murai batu Ngelowo?

1. Over Birahi (OB)

Pertama Penyebab utama muraibatu ngelowo adalah kondisi birahi tinggi, serta tidak disertai tenaga yang prima. Sebenarnya birahi tinggi itu bagus saat ingin kontes, tapi harus diimbangi dengan power yang kuat agar Kucica Hutan tampil maksimal. Birahi yang tinggi disebabkan dari kurang konsistenya perawatan harian, seperti porsi umbar, porsi embun dan pemberian EF, sehingga akan membuat birahi MB jadi naik hingga over.

Murai Batu Ngelowo sebenarnya wajar karena ini terjadi kepada semua jenis murai batu, namun ketika sudah keterlaluan ini termasuk tidak baik juga, apalagi ketika diharapkan tampil pesona terbaiknya saat lomba namun kemudian membuat lelucon seperti mengejek yang lainnya, biasanya hal ini dilakukan sembari burung turun ke dasar sangkar.

2. Terlalu Sering Fight / dilombakan

Burug itu Seperti halnya manusia, Murai Batu juga perlu istirahat dalam bekerja (LOMBA) agar mental dan staminanya tetap dalam kondisi prima. Jika terlalu sering dibawa ke arena lomba, maka mental akan down karena terlalu dipaksa untuk fight dalam kondisi fisik yang kadang dalam tidak fit.

3. Mental belum siap untuk tarung

Walaupun Kucica Hutan ini merupakan burung Tipe fighter atau petarung, namun tidak semua MB mempunyai mental bertarung yang bagus meskipun dari trah petarung, apalagi MB yang masih muda dan belum pantas ke Arena jika dalam kondisi mental yang kurang siap maka bisa jadi malah ngelowo saat kita trek di gantangan.

4. Murai Batu Terlalu Jinak

Untuk para Kicau Mania dimanapun pasti tidak suka jika melihat burung yang notabanenya Petarung tetapi malah terlalu jinak dan hilang ketampanannya.

Kebanyakan kasus muraibatu ngelowo adalah jenis burung hasil tangkaran yang diloloh secara berlebihan manjanya. Sebenarnya bukan masalah tangkaranya, namun kesalahan pemilik saat merawat terlalu dimanja hingga akhirnya Murai jadi suka ngebatman ngelowo.

5. Murai Batu mendekati Masa Mabung

Jika burung anda tidak mengalami empat masalah di atas yang saya sebutkan, kemungkinan burung anda ini akan mendekati mabung sehingga lebih sering ngelowo, karena burung saat ini mabung akan merasakn badan yang kurang fit dan cenderung sedikit demam.

MENGATASI MURAI BATU NGELOWO

  • Berikan cacing tanah untuk burung karena cacing dipercaya bisa meredam birahi burung yang berlebihan (OB) setiap pagi dan sore.
  • Kurangi porsi penjemuran 
  • Kurangi Porsi EF
  • Jauhkan dari burung sejenis sementara ini
  • Mandikan malam hari
  • Jangan melombakan terlebih dahulu sebelum masa mabung tuntas
  • Sehari sebelum burung murai akan dibawa latihan atau lomba berikan jangkrik sebanyak 5-7 ekor dan jangan dulu dimandikan. dan tepat 30 menit sebelum dinaikan ke gantangan (nomor urutnya) burung terlebih dahulu disemprot tapi jangan terlalu basah dan langsung dikerodong
  • Sebaiknya burung di asingkan serta full kerodong.
  • Sering-seringdi umbar di tempat yang luas
  • Jangan pernah memberikan Extra fooding atau pakan dengan cara memberikan lewat tangan secara langsung
  • Jangan memaksakan MB yang kondisinya belum siap secara mental untuk di trek. Misalnya masih muda, belum tuntas mabung, masih dorong ekor, tidak fit atau sakit dan sebagainya.
  • Untuk burung yang OB (Over Birahi) bisa kurangi EF nya dan di setting ulang pemberian Ef nya. Intensitas memandikannya harus lebih sering, kalo perlu bisa di terapy mandi malam

Kesimpulan

Untuk Mengatasi Muraibatu ngebatman kita harus tahu terlebih dahulu apa penyebabnya. Jika kita sudah tahu mengenai penyebab MB ngebatman, maka kita akan semakin mudah untuk mengatasinya karena tips diatas saya tulis sesuai dengan peyebabnya masing masing.

Itulah Penyebab Burung Murai Batu Ngelowo dan Cara Mengatasinya, semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca Rahasia Burung Murai Batu Juara.